Ya, Beneran. Itu saya, saya suka menanyakan segala hal, apa saja, semua yang terlintas dipikiran saya. Misal lagi membaca Alkitab, ada ayat bilang ini itu, saya juga menanyakan, kenapa begitu ? Alasannya apa ? Hal lain, misal oksigen kan bagus bagi tubuh, kalo orang naik gunung, oksigen kan berkurang, gimana tuh tubuhnya ? atau sebaliknya kalo oksigen di dunia ini lebih banyak 2x dari yang sekarang apa yang terjadi ?
Kadang bagian sebagian orang yang mendengar pertanyaan seperti ini, mungkin sudah mulai kesal hahaha. Saya suka mengetahui segala sesuatu. iya segala sesuatu, apa saja, dan alasan mengapa diciptakan, alasannya apa, dll.
Tapi lambat laun, saya hanya berkutat seputar pertanyaan-pertanyaan dan jawaban saja. Oh iya akhirnya tau, oh gitu, oh ini, oh itu, ya memang seru sih, banget malah. Tapi ternyata tidak membawa saya kemana mana.
Jadi sekarang, bagaimana ?
Arahkan “rasa ingin tahu” kamu (ini kekuatanmu)
Kamu tipe yang:
suka bertanya “kenapa”
tidak puas dengan jawaban dangkal
👉 Ini bagus, tapi harus diarahkan:
Bukan cuma:
“Apakah ini benar?”
Tapi juga:
“Bagaimana ini mengubah hidupku hari ini?”
Apa efeknya bagi kehidupanku secara langsung baik pemikiran, perbuatan, atau hal lain, buka hanya sampai o gitu. Atau hanya pengetahuan saja
